<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' version='2.0'><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-8886329423831240723</atom:id><lastBuildDate>Tue, 13 Oct 2009 06:10:48 +0000</lastBuildDate><title>Improving Life Through Service</title><description>Siapapun yang secara terus menerus mengembangkan kemampuan &amp;amp; karir untuk melayani, membangun persetujuan yang baik akan keuntungan untuk orang lain, akan mendapatkan Kehebatan diri dan akan dipercaya menjadi seorang Pemimpin. Bukankah Karir sebagai seorang Pemimpin Yang Baik adalah Impian terbesar dalam hidup Anda…</description><link>http://eko-sucahyo.blogspot.com/</link><managingEditor>eko_sucahyo@yahoo.com (eko sucahyo)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>12</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8886329423831240723.post-3758631143737818841</guid><pubDate>Sun, 14 Jun 2009 05:17:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-13T22:17:36.725-07:00</atom:updated><title>Your Culture Is Your Brand</title><description>&lt;a href="http://blogs.zappos.com/blogs/ceo-and-coo-blog/2009/01/03/your-culture-is-your-brand"&gt;Your Culture Is Your Brand&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shared via &lt;a href="http://addthis.com"&gt;AddThis&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8886329423831240723-3758631143737818841?l=eko-sucahyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://eko-sucahyo.blogspot.com/2009/06/your-culture-is-your-brand.html</link><author>eko_sucahyo@yahoo.com (eko sucahyo)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8886329423831240723.post-6942341530557672400</guid><pubDate>Sun, 01 Mar 2009 15:42:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-03-01T07:51:46.517-08:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>entrepreneur</category><title>Memilih Ide Bisnis</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_r4fckt6YJf0/Saqth-sa6zI/AAAAAAAAAC4/Mz1BvHbXkCA/s1600-h/10073064.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 136px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_r4fckt6YJf0/Saqth-sa6zI/AAAAAAAAAC4/Mz1BvHbXkCA/s200/10073064.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5308245910086150962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada pertanyaan menarik dari salah satu peserta seminar tentang kewirausahaan yang pernah kami selenggarakan, yaitu bagaimana memilih ide bisnis yang tepat untuk kita dari sekian banyak ide bisnis yang kita miliki. Karena begitu kami coba lakukan simulasi pada sesi generating your business ide, banyak dari audience yang cukup kreatif dan original dalam memperkenalkan ide bisnisnya. Dan yang menarik adalah hampir 70 % dari audience yang umumnya homogen (para professional, mahasiswa) memiliki ide bisnis yang sama dalam produk atau layanannya. Ini menunjukkan bahwa terkadang kita berpikir bahwa kita memiliki ide bisnis yang sangat brilian, original, dan memiliki prospek yang baik di masa depan. Akan tetapi di saat yang sama bisa jadi banyak orang di lingkungan kita memiliki pikiran yang sama dengan kita bahkan sudah ada yang mewujudkannya.&lt;br /&gt;Inilah yang membedakan antara entrepreneur dan orang biasa. Entrepreneur tidak harus memiliki ide yang original dan hebat. Mereka akan lebih cepat bereaksi untuk mewujudkannya, karena banyaknya yang bisa dilayani dan keuntungan untuk membangun kesejahteraan organisasinya.&lt;br /&gt;Terkadang bisnis besar dapat dimulai dari hal yang sederhana, tempat seadanya, dan modal yang tidak besar. Yang membedakan apakah bisnis ini akan menjadi besar adalah kesungguhan pribadi yang mengeksekusinya dan keajegan dalam proses bertumbuhnya. &lt;br /&gt;Berikut 7 ide dasar memulai bisnis yang mudah kita kembangkan dari keseharian dan aktifitas kita&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Sesuatu yang Anda tahu lebih dari yang lain, dan yang anda kerjakan lebih baik dari lainnya&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Jika Anda pintar memasak, mulai usaha restoran. Anda tahu detail akan banyak pengetahuan, maka mengajarlah.  Anda menyanyi lebih baik dari kris dayanti, maka jadilah seorang Penyanyi &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Keluarga anda/teman memiliki bisnis yang sama atau sejenis &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Memiliki orang terpercaya untuk belajar bisnis adalah kesempatan emas Minta untuk dikenalkan kepada suplier, bagaimana cara berbisnis, koleganya, atau teman-temannya Copy bisnisnya untuk diterapkan pada tempat atau kondisi berbeda &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Ide bisnis yang sama dari tempat terakhir anda bekerja atau ex-bos anda &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Survey menunjukkan 70 orang memulai bisnis dengan ide tempat terakhir dia bekerja &lt;br /&gt;Lebih mudah dimulai karena anda sudah tahu proses bisnisnya, lakukan Modifikasi prosesnya, lakukan efisiensi untuk mendapatkan kualitas lebih baik &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. Anda melihat orang lain melakukan bisnis itu dan anda yakin bisa lakukan lebih baik &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Gunakan prinsip 3 N untuk mengembangkan ide bisnis (niteni, nirokke, nambahi)Jika anda bisa membuat terang bulan lebih enak dari HOLLAND, copy resepnya, contoh bagaimana holland jualan, lakukan modifikasi &amp; kembangkan dengan diferensiasi anda &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5. IDE bisnis Anda Benar-benar BARU, Jenius, dan orisinal &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dibutuhkan realisasi yang cepat, jangan tunggu siap terlebih dahulu . Paten-kan Ide anda &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;6. Anda sudah mengenal pasar dengan baik atau punya fasilitas khusus untuk berkembang &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Terkadang KKN (ada keluarga, rekan atau teman yang memiliki usaha serupa) juga dibutuhkan karena ini akan Mempermudah untuk tidak memulai dari nol. Manfaatkan fasilitas khusus untuk anda belajar lalu berkembanglah dengan kompetensi terbaik anda &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;7. Hubungan pertemanan bisnis, kerjasama dengan orang yang ahli &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kerjasama sebagai pemodal atau pelaksana Waralaba adalah bisnis yang paling “tidak repot” untuk dimulai karena sistem dan panduan sudah teruji &lt;br /&gt;Disarikan dari tanadi santoso entrepreneurship seminar yang diikuti penulis tahun 2008&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8886329423831240723-6942341530557672400?l=eko-sucahyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://eko-sucahyo.blogspot.com/2009/03/memilih-ide-bisnis.html</link><author>eko_sucahyo@yahoo.com (eko sucahyo)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_r4fckt6YJf0/Saqth-sa6zI/AAAAAAAAAC4/Mz1BvHbXkCA/s72-c/10073064.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8886329423831240723.post-7459574474442956497</guid><pubDate>Sun, 01 Mar 2009 15:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-03-01T07:49:49.802-08:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>entrepreneur</category><title>SIKAP DASAR ENTREPRENEUR</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_r4fckt6YJf0/Saqr9j2IMbI/AAAAAAAAACw/_Gci3XgO-Pc/s1600-h/10186218.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 157px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_r4fckt6YJf0/Saqr9j2IMbI/AAAAAAAAACw/_Gci3XgO-Pc/s200/10186218.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5308244184892191154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Memulai sebuah bisnis merupakan lompatan besar yang sudah dilakukan oleh owner atau seseorang untuk investasi masa depannya. Dan memilih karir untuk menjadi seorang business owner bukanlah sebuah pilihan yang mudah karena memang tidak mudah meninggalkan zona nyaman kita sebagai seorang professional. Kemudian yang menjadi tantangan adalah mengelola usaha yang sudah dirintis dengan kerja keras, passionate, dan terus focus pada perbaikan. Berikut sikap dasar yang harus dimiliki untuk dapat mengelola bisnis dengan baik&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Mencintai PRODUCT dan PELAYANAN untuk orang lain (customer)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mulailah bisnis bukan pada banyaknya uang atau margin yang didapatkan akan tetapi banyaknya yang Anda bisa LAYANI dengan ketrampilan atau yang anda bisa &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. INNOVATION &amp; CREATIVE &lt;/span&gt;(Buy, Borrow, or steal if you do not have one)&lt;br /&gt;Terapkan prinsip 3 N (niteni, nirokke, nambahi) dengan customer centris sebagai dasarnya &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;3. Fokus &amp; miliki Obsesi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lakukan bisnis anda dengan fun, enjoy dan penuh kecintaan. Bukankah yang lebih enjoy anda lakukan menghasilkan yang paling baik &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. PERSISTANCE (Kesetiaan pada proses &amp; keteraturan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kerja keras adalah caranya &lt;br /&gt;Kecintaan adalah energinya &lt;br /&gt;Kesabaran adalah prosesnya&lt;br /&gt;Kesuksesan adalah hadiah dari semuanya &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5. POSITIVE Attitude&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kesuksesan bisnis bukan tergantung dari kepandaian anda mengelola bisnis akan tetapi kepantasan menerima rejeki dari kualitas pelayanan hati kepada customer anda &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;6. PROACTive (Aktif yang tidak menunggu)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam bisnis lebih cepat kulitasnya diatas lebih baik. Ambil iniatitif, jangan tunggu siap. Jadilah yang lebih beda, tidak sekedar lebih baik &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;7. WORKOHOLIC &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jika bekerja adalah sebuah kecintaan, maka tidak ada yang bisa menjatuhkan anda dari hak anda untuk sukses&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8886329423831240723-7459574474442956497?l=eko-sucahyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://eko-sucahyo.blogspot.com/2009/03/sikap-dasar-entrepreneur.html</link><author>eko_sucahyo@yahoo.com (eko sucahyo)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_r4fckt6YJf0/Saqr9j2IMbI/AAAAAAAAACw/_Gci3XgO-Pc/s72-c/10186218.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8886329423831240723.post-580957473367817298</guid><pubDate>Sun, 01 Mar 2009 15:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-03-01T07:51:17.922-08:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>entrepreneur</category><title>7 Langkah Menjadi Entrepreneur</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_r4fckt6YJf0/SaqrGTvMoYI/AAAAAAAAACo/9ANbnLwcBYs/s1600-h/10125157.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 133px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_r4fckt6YJf0/SaqrGTvMoYI/AAAAAAAAACo/9ANbnLwcBYs/s200/10125157.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5308243235675349378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan mendasar dari setiap professional atau siapapun yang tertarik untuk memulai usaha adalah bagaimana memulainya? Banyak dari peserta seminar entrepreneur atau star up business yang sedianya sudah termotivasi dengan spirit seminarnya tapi kemudian bingung harus memulainya dari mana?&lt;br /&gt;Memiliki studi kelayakan usaha yang bagus adalah kelebihan tersendiri, akan tetapi  jangan sampai detail rencana ini kemudian memberatkan usaha kita untuk memulai. Seorang yang bijak mengatakan “cukupkan persiapanmu dan mulailah mencoba, karena kita akan dibuat banyak mengetahui dengan melakukan”. Orang lain mengatakan JUST DO IT. Keberanian untuk melangkah pertama kali dalam memulai bisnis merupakan tantangan terbesar bagi siapapun yang memutuskan untuk memilih berbisnis sendiri sebagai masa depannya. &lt;br /&gt;Ada baiknya kita melihat beberapa aspek sebelum kita memulai sebuah bisnis sehingga ada sebuah keteguhan hati untuk mensegerakan langkah pertama kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mulai dengan MIMPI dan bertindaklah PRAKTIS (Buatlah mimpi anda setinggi mungkin seolah tidak bisa dicapai, buatlah rencana anda sesederhana mungkin bahkan seolah jalan dengan sendirinya )&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Be a professional dreamer, passion is everything, Miliki rencana yang sederhana seolah “bisa berjalan sendiri” dengan menghubungi teman, atau berdiskusi dengan orang yang tepat untuk membantu realisasikan ide anda &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;2. PELAJARI semua tentang Bisnis Anda  (Business is about  Detail)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Pelajari detail hal tentang bisnis anda untuk membantu bisnis ada tetap eksis dan berkembang dalam kualitas, karena dalam tiap-tiap KUALITAS bisnis ada KEPANTASANNYA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;3. Konsultasikan dengan Ahlinya (Carilah seorang mentor, mintalah advice namun ikuti kata hati anda dalam memutuskan yang terbaik)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Jangan lakukan kecuali anda sangat yakin, dan jangan batalkan apapun walaupun orang lain meragukan Anda. Jadilah pribadi yang Wise, open your head &amp; heart dan tegaslah dalam memutuskan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;4. Siapkan pertarungan Anda (Persiapkan semua dengan matang namun jangan jadi melambat, be practise )&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Siapkan plan A dan plan B, Jangan lupa untuk berdoa. Untuk seorang entrepreneur, berdoalah lebih khusuk dari lainnya karena semua komponen pemungkinnya ada di Beliau Yang Maha Mengijinkan dan Menyiapkan. Bukankah anda tidak memiliki BOS disini yang menggaji anda &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;5. Lakukan sekarang juga &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Jangan tunggu siap untuk melakukan karena anda akan dibuat lebih siap dan matang dalam melakukan. Energi yang anda gunakan untuk persiapan yang matang akan lebih bermanfaat untuk memulai upaya anda &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;6. Beradaptasi, berubah, dan begitu seterusnya &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Jangan cepat puas dengan hasil yang Anda capai, selalu lakukan improvisasi dan Miliki perasaan krisis ‘because crisis is the best reason to change’..dan jangan lupa untuk selalu merayakan kemenangan dan keberhasilan Anda sekecil apapun.&lt;br /&gt;Capailah kesempurnaan dalam pelayanan  ‘be customer-centric’&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8886329423831240723-580957473367817298?l=eko-sucahyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://eko-sucahyo.blogspot.com/2009/03/7-langkah-menjadi-entrepreneur.html</link><author>eko_sucahyo@yahoo.com (eko sucahyo)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_r4fckt6YJf0/SaqrGTvMoYI/AAAAAAAAACo/9ANbnLwcBYs/s72-c/10125157.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8886329423831240723.post-6815532432801738947</guid><pubDate>Sun, 01 Mar 2009 15:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-03-01T07:50:25.265-08:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>entrepreneur</category><title>Sikap Mental Seorang Entrepreneur (Entrepreneurship Mind-Set)</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_r4fckt6YJf0/SaqpBSPSYeI/AAAAAAAAACg/c5aC_MVgPeE/s1600-h/10161484.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 134px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_r4fckt6YJf0/SaqpBSPSYeI/AAAAAAAAACg/c5aC_MVgPeE/s200/10161484.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5308240950350471650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jika kita amati, dari karakter seorang pengusaha atau entrepreneur kita dapat melihat sebuah sikap mental yang dibangun dengan keteraturan dan disiplin yang tinggi. Tidak jarang dari mereka mencapai  kesuksesan dari rangkaian banyak kegagalan yang menjadikan mereka memiliki karakter yang ulet dan pantang menyerah. Ada 11 sikap mental yang kita dapat pelajari dari seorang Entrepreneur  untuk membangun pribadi kita agar lebih mudah berhasil&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Jika Dia Tidak AMBISIUS dia Seorang PEKERJA KERAS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bekerja keras adalah satu-satunya syarat pencapaian untuk sukses. Bekerja CERDAS tidak menggugurkan kewajiban kita untuk bekerja keras karena bekerja Keras sudah termasuk bekerja cerdas &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Berorientasi  Pada KESEMPATAN bukan KEAMANAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Baginya tidak ada yang lebih aman daripada ke-ajeg-an dalam menghasilkan atau mandiri &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Tegas dalam MEMUTUSKAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dia adalah tipe praktis, tidak berlama-lama dalam rencana, lebih cepat memulai, lebih menyukai terlibat &amp; seorang tipe penyelesai (berorientasi hasil) &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. SENSITIF terhadap Kesempatan MENJUAL &amp; Menghasilkan Uang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dia melihat potensi penjualan pada apapun, melihat harga pada sebuah kualitas &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5. ORIENTASI pada SOLUSI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Objective pada Solusi, sehingga lebih jernih melihat kebutuhan &amp; keinginan orang lain, sekaligus cara memenuhi keduanya dengan standard tinggi &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;6. PERSUASIF&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dia selalu terdorong untuk mempengaruhi pendapat orang lain, karena ‘apa yang menarik untuknya pasti menarik buat orang lain’.ini menunjukkan keyakinan &amp; passionnya akan ide brilian &amp; potensi keberhasilannya di masa depan &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;7. Ber INVESTASI pada HUBUNGAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Selalu mendahulukan hubungan bernilai dg orang lain. Sadar bahwa kepercayaan &amp; reputasi adalah nilai tukar masa depan yang menjanjikan kesuksesan. Bahwa lewat orang lainlah, kesempatan untuk memberikan PELAYANAN yang akan meninggikan kita &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;8. HORMAT terhadap RESIKO&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dia tidak takut pada kemungkinan gagal, akan tetapi tidak juga gegabah dalam mengambil keputusan dan bertindak &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;9. Memiliki TOLERANSI yang tinggi terhadap Kegagalan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Baginya kegagalan adalah tanda bahwa dia harus memulai lagi dengan cara yang lebih terpikirkan &amp; terencana &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;10. Merasa Gelisah dalam keadaan Stabil &amp; Rutin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Senantiasa merasa krisis sehingga selalu ada perbaikan yang diharuskan untuk mencapai kualitas terbaik. Baginya, ke-stabilan dalam perubahan adalah prioritas utama &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;11. Memiliki harapan yang berkelanjutan untuk Kemajuan &amp; Keberhasilan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Melihat &amp; merencanakan masa depan lebih panjang dari hidupnya sendiri. Prioritasnya pada  peningkatan kemanfaatan orang lain lewat pelayanannya. Berbagi dengan karyawan &amp; lebih memikirkan kesejahteraan karyawannya daripada keberadaannya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disarikan dari Mario Teguh Pointers about Entrepreneurship&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8886329423831240723-6815532432801738947?l=eko-sucahyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://eko-sucahyo.blogspot.com/2009/03/sikap-mental-seorang-entrepreneur.html</link><author>eko_sucahyo@yahoo.com (eko sucahyo)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_r4fckt6YJf0/SaqpBSPSYeI/AAAAAAAAACg/c5aC_MVgPeE/s72-c/10161484.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8886329423831240723.post-828324486584682995</guid><pubDate>Fri, 27 Feb 2009 13:19:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-03-01T07:53:36.457-08:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>spiritual</category><title>Mengapa orang baik bisa melakukan perbuatan yang merendahkan kualitas dirinya?</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_r4fckt6YJf0/Safo2JNMsVI/AAAAAAAAACQ/g1rC_wWSvcE/s1600-h/200127606-001.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 100px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_r4fckt6YJf0/Safo2JNMsVI/AAAAAAAAACQ/g1rC_wWSvcE/s200/200127606-001.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307466702761275730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Masih segar dalam ingatan kita bagaimana televisi dan media massa kita mengekspos beberapa public figure terbukti melakukan tindakan korupsi dan tindakan tidak terpuji lainnya. Padahal kita tahu bahwa mereka adalah orang-orang besar yang memiliki kapasitas dan kualitas diri yang baik. Mereka orang yang teruji mampu membangun kulitas hidup, karir dan pekerjaan dengan cara-cara yang baik dan berkualitas. Akan tetapi mengapa mereka bias tergelincir oleh hal-hal yang sifatnya sederhana seperti ketidak jujuran, pembohongan public dan tindakan-tindakan lain yang mengesampingkan nilai etika, norma dan agama. Di dalam konteks yang lebih luas, kita masih ingat dengan kasus ENRON, dan banyak skandal yang dilakukan oleh CEO (leader) perusahaan ternama dunia. Banyak yang memberikan argument bahwa mereka tidak memiliki integritas yang teriji sehingga pada waktu mereka mengambil keputusan mereka memilih untuk mengesampingkan PRINSIP dan Integritas mereka sebagai professional dan lebi memilih kepentingan jangka pendek yang akan merugikan mereka.&lt;br /&gt;Salah satu alasan yang kita coba pahami, mengapa orang-orang berkualitas ini bisa melakukan sesuatu yang merendahkan martabat mereka sebagai seorang manusia adalah mereka takut (akan masa sekarang) dan khawatir (tentang masa depan) bahwa jika mereka melakukan atau menempuh jalan yang baik dan benar, tidak akan bisa mengantarkan mereka pada tujuan yang mereka cita-citakan.&lt;br /&gt;Ketakutan akan masa kini dan keraguan mengenai masa depan tidak boleh digunakan sebagai penghalang upaya terbaik Anda untuk mencapai kualitas pribadi yang memantaskan Anda bagi pencapaian tingkat-tingkat karir profesional dan kehidupan yang baik. Banyak pribadi-pribadi dari kita yang sekarang ini sedang diuji oleh-Nya tentang semua integritas yang kita lakukan. Terkadang perjalanan in terasa begitu sulit dan menguras semua keyakinan kita bahwa semuanya in akan mengantarkan kita kepada yang kita harapkan. Butuh persistensi dan perjuangan yang tidak mudahl untuk itu. Maka benarlah budaya jawa yang luhur mengenalkan kita kata “Prawiro” atau Perwira yang memiliki arti orang yang berani hidup di jalan yang benar, dengan semua konsekuensi dan pemenuhannya.&lt;br /&gt;Butuh keberanian yang penuh dan keyakinan yang teguh untuk menjalani hidup seperti ini. Karena yang disebut BERANI bukanlah berani untuk melakukan hal- hal yang berbahaya bahkan berani mati. Akan tetapi hakikat BERANI adalah orang yang berani HIDUP secara BAIK. Merencanakan dengan baik, dan berjalan dengan cara-cara yang baik dalam menjalani hidup ini. Terkadang ini bukan permasalahan yang mudah untuk semua orang. Tak terbatasnya keinginan kita, kesadaran yang rendah akan proses, serta budaya instant yang kita pahami sebagai sebuah kebenaran umum untuk kita,sering menjadikan kita mengambil langkah praktis dan menghalalkan semua cara dalam menggapai tujuan kita. &lt;br /&gt;Maka sudah sepatutnya kita memiliki kesadaran akan dimensi keterbatasan kita pada hal-hal yang sifatnya menyangkut masa depan kita. Ketidak tahuan dan keterbatasan kita melihat masa depan harus disertai keberserahan yang tulus kepada Beliau sebagai yang maha Merencanakan &amp; Maha Menentukan. Konsep percaya diri dan optimism merupakan hal yang penting dalam hal ini. Ada kesamaan kata dalam definisi Percaya Diri dan Optimisme, yaitu Keyakinan pada Diri (Percaya Diri) dan Keyakinan pada Masa Depan. Kata ‘Yakin’ adalah kuncinya, dan dalam bahasa agama kata yakin ini disebut IMAN. Ketiadaan  kepercayaan diri dan optimis merupakan tanda dari berkurangnya kualitas iman kita.    &lt;br /&gt;Oleh karenanya dalam menjalani hidup ada yang disebut konsep Berserah Diri yaitu membagi porsi yang seimbang antara usaha kita dan usaha Beliau yang maha Menentukan  dalam setiap rencana dan tindakan kita mencapai tujuan hidup. Sebenarnya tidak ada ketakutan dan kekhawatiran jika kita berserah diri Kepada-Nya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8886329423831240723-828324486584682995?l=eko-sucahyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://eko-sucahyo.blogspot.com/2009/02/mengapa-orang-baik-bisa-melakukan.html</link><author>eko_sucahyo@yahoo.com (eko sucahyo)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_r4fckt6YJf0/Safo2JNMsVI/AAAAAAAAACQ/g1rC_wWSvcE/s72-c/200127606-001.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8886329423831240723.post-2175459752754355224</guid><pubDate>Fri, 27 Feb 2009 13:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-03-01T07:54:14.803-08:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>spiritual</category><title>KONSEP REZEKI  (Maka Nikmat Allah Manakah yang engkau Dustakan…)</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_r4fckt6YJf0/SafnlxDtCII/AAAAAAAAACI/s6EekytzOcs/s1600-h/10166772.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 132px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_r4fckt6YJf0/SafnlxDtCII/AAAAAAAAACI/s6EekytzOcs/s200/10166772.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307465321889466498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Konsep Rezeki adalah bahan  yang menarik untuk kita diskusikan. Kita sering mencermati orang lain dan lingkungan kita bahwa ada orang-orang yang sedemikian mudahnya mendapatkan kelimpahan rezeki akan tetapi di sisi lain kita sering melihat saudara-saudara kita yang hari ini disempitkan rezekinya. Pengertian yang baik akan konsep rezeki akan menjadikan kita memiliki pemahaman yang baik akan maksud dan tujuan Tuhan dengan semua rezeki yang diberikan kepada kita.&lt;br /&gt;REZEKI YANG DIDAPATKAN. Sebagai mahluk yang diberikan keberkahan hidup maka manusia dan mahluk lainnya memiliki limpahan rahman dan rahim Tuhan untuk memiliki bekal dasar dalam hidupnya yaitu rezeki yang cukup untuk menjalani hidupnya. Seperti yang telah Tuhan janjikan bahwa setiap yang melata di bumi ini tidak lain telah dijaminkan rezekinya untuk hidupnya&lt;br /&gt;REZEKI YANG DIUSAHAKAN (IKHTIAR). Sebagai mahluk istimewa yang diberikan kelimpahan rahmat dan keberkahan pengetahuan yang istimewa serta ruh yang mulia sebagai seorang khalifah-NYA. Maka hendaklah kita mengoptimalkan segala kemampuan kita untuk mencapai cara-cara yang baik dan usaha yang baik dalam menggapai rezeki kita. Maka dimensi bekerja keras dan bekerja cerdas adalah implementasinya. Semakin bias mengoptimalkan seluruh potensi yang sudah dilimpahkan Beliau kepada kita semakin pantas kita menerima kelimpahan rezeki baik Beliau&lt;br /&gt;REZEKI YANG DIPERTANYAKAN (REZEKI ORANG BERTAQWA). Manusia memiliki keterbatasan dimensi fisik dan ruang, sedingkan tujuan hidup, keinginan dan harapan hidup manusia tidak terbatas. Jika kita berharap untuk bisa mendapatkan kelebihan rezeki yang besar sehingga kita bisa melakukan kebaikan dan kedermawanan sesama, maka kita sebenarnya terbatasi oleh dimensi fisik dan waktu kita. Bekerja keras dan cerdas tidaklah cukup, karena yang kita lakukan sekarang ini terkadang tidak dapat (belum cukup) untuk membiayai impian kita di masa depan. Oleh karenanya kita akan masuk ke dimensi konsep bekerja yang lain yaitu bekerja ikhlas, bagaimana kualitas pekerjaan kita semakin meningkat karena kita melakukan dengan kesungguhan dan dedikasi yang tinggi serta kecintaan untuk memberikan yang terbaik. Bekerja dengan ikhlas merupakan kombinasi dari kerja keras dan kerja cerdas dengan dilandasi rasa syukur dan keyakinan bahwa dengan kecintaan pada yang dilakukan merupakan cara untuk mendapat keberkahan dari Tuhan yang maha Kuasa. Sesuai dengan yang dijanjikan Beliau yaitu ‘Bekerja dan berusahalah dengan baik, maka Allah akan memberikan rezeki dari tempat yang tidak terduga’.  Jadi jika kita sudah mengupayakan semuanya dengan usaha dan cara-cara yang baik dan sesuai dengan jalanNya, maka tidak ada keraguan akan pertolongan Beliau untuk kita. Ada factor keberserahan diri yang tulus setelah kita mengupayakan semuanya, maka Allah akan membantu dari tempat yang tidak kita duga. Factor keberserahan ini yang menjadikan kualitas taqwa kita menjadi semakin tinggi sehingga Tuhan akan memberikan kecukupan dan kelimpahannya kepada orang yang dekat denganNya&lt;br /&gt;REZEKI YANG GHAIB ( REZEKI ORANG TAWAKAL). Jika kita sudah melakukan hal-hal yang baik, dan terus mendekatkan hati kita, mempersembahkan yang terbaik untuk Beliau dengan cara melayani sesama, maka sebenarnya tidak ada Keraguan dan Kekhawatiran kita tentang rencana Beliau untuk kita dan hidup kita. Maka dalam kondisi ini seperti yang diungkapkan para sufi yaitu  I AM + GOD = ENOUGH , cukuplah kehendakNya menjadikan REZEKI dan BERKAH yang terbaik untuk Kita.&lt;br /&gt;JIka semuanya adalah rejeki yang terbaik untuk kita dalam menjalani hidup ini dan menjadikan kita menjadi pribadi yang berkualitas (bertaqwa). ‘Maka Nikmat Tuhan Manakah yang Engkau Dustakan’&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8886329423831240723-2175459752754355224?l=eko-sucahyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://eko-sucahyo.blogspot.com/2009/02/konsep-rezeki-maka-nikmat-allah-manakah.html</link><author>eko_sucahyo@yahoo.com (eko sucahyo)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_r4fckt6YJf0/SafnlxDtCII/AAAAAAAAACI/s6EekytzOcs/s72-c/10166772.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8886329423831240723.post-8273082052604316140</guid><pubDate>Tue, 13 Jan 2009 06:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-03-01T07:54:59.680-08:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Service Philosophy</category><title>Servicepeople Mindset</title><description>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Membangun komitmen pelayanan yang hebat membutuhkan sikap mental, komitment dan langkah konkret untuk menjadi perusahaan customer-centric. dan 7 sikap ini yang harus menjadi dasar dari semua kemampuan kita dalam melayani pelanggan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; 1. Miliki mentalitas berkelimpahan dengan memberi (GIVING)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Miliki Prinsip 'Give and Receive' bukan 'take and give' &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Bangun kepantasan untuk menerima dengan memperbaiki kualitas memberi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; 2. Kebaikan Hati (genuine compassion)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Keberhasilan karir dan tinginya kualitas diri tidak ditentukan oleh kepandaian kita dalam menghasilkan, akan tetapi kepantasan kita menerima keberhasilan &amp;amp; rejeki dari Kualitas Pelayanan Hati &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; 3. Care&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Orang tidak peduli seberapa banyak yang Anda Ketahui. Mereka ingin tahu seberapa besar Kepedulian Anda &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; 4. Can-Do Spirit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Melihat pekerjaan sebagai tantangan menarik untuk melayani &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; 5. Antusias Untuk Belajar &amp;amp; Tumbuh bersama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Yang membuat kita bernilai adalah jika kita bernilai untuk orang lain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Kita dikenal, hanya karena kualitas pelayanan kita &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; 6. Mengambil Tanggung Jawab Pribadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Leave your mark..jadikanlah nama &amp;amp; wajah Anda sebagai alamat bagi kemampuan pelayanan Anda bagi orang lain &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; 7. Melihat Dunia dari Sudut Pandang Orang Lain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Menjadi lebih bijaksana dengan banyak perspektif dalam melayani&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Semoga bermanfaat...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; disarikan dari buku Up Your Service by Ron Kaufman&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8886329423831240723-8273082052604316140?l=eko-sucahyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://eko-sucahyo.blogspot.com/2009/01/service-people-mindset.html</link><author>eko_sucahyo@yahoo.com (eko sucahyo)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8886329423831240723.post-7880280364586969997</guid><pubDate>Thu, 08 Jan 2009 05:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-03-01T07:57:12.063-08:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>sales</category><title>Menghadapi Penolakan dalam Penjualan dengan Obyektif</title><description>&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:100%;"  &gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_r4fckt6YJf0/SWWO_7FnVbI/AAAAAAAAABo/DuDwZPuqDvo/s1600-h/rejection.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 133px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_r4fckt6YJf0/SWWO_7FnVbI/AAAAAAAAABo/DuDwZPuqDvo/s200/rejection.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288790566260659634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Melanjutkan artiket sebelumnya tentang success ratio dalam penjualan, berikut ini beberapa alasan dan logika dari sebuah penolakan yang dilakukan calon pelanggan. &lt;u&gt;U&lt;/u&gt;rgent&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bagi seorang salesman untuk memiliki perspektif yang baik dan mengetahui logika dasar mengapa prospek menolak produk kita atau bahkan menolak kita. Semoga sudut pandang baru ini yang akan menjadikan salesman kita menjadi lebih obyektif menghadapi penolakan, lebih rileks dan yang penting adalah mampu memperbaiki cara-cara baik dalam proses menjual itu sendiri&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Low      Opinion of &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Self&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt; &lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Banyak dari calon pelanggan kita yang memilih untuk menolak karena merasa tidak Percaya Diri menggunakan produk kita. Prospek kita memilki opini yag rendah tentang diri mereka sendiri.Mereka merasa produk kita terasa lebih lux dari standard mereka untuk produk seperti kita punya, Produk knowledge yang rumit, dan lain sebagainya. Dalam memasarkan produk-produk berkelas alasan ini terasa kuat sekali menjadi alasan mereka untuk menolak pada awalnya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Bahkan hanya sekedar keingin tahuan tentang produk banyak dari masyarakat kita yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;enggan. Dalam kasus memasarkan produk investasi atau asuransi banyak dari prospek yg tidak cukup merasa percaya diri untuk mengalokasikan dananya dalam paket investasi, apa bisa dengan dana terbatas bisa melakukan investasi? Gaji saja pas –pasan apalagi investasi? Bukankah hanya orang-orang kaya saja yang bisa investasi ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Jadi, proses menjual bukanlah menjual produk atau jasa semata, akan tetapi proses menjual adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;membuat orang merasa lebih baik tentang dirinya dengan menggunakan produk kita&lt;/span&gt;. Salesman yang baik akan cermat sekali membuat orang merasa pantas dan mudah untuk mengambil keputusan membeli produk kita. Bantu konsumen anda untuk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sadar dan mengatahui bahwa mereka layak menggunakan produk anda dan akan menjadi lebih bangga memakai produk anda. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;[Pribadi yg mudah dalam menjual mampu membuat orang lain merasa lebih baik tentang dirinya]&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="2" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Low      Opinion of Other &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Alasan kedua ini adalah kebalikan dari point pertama yaitu opini yang rendah tentang kita sebagai seorang salesman atau produk kita. Terkadang, masyarakat kita masih memandang sebelah mata kita ketika kita menawarkan produk untuk mereka..ya karena mereka merasa yang punya uang; merasa punya wewenang untuk mengambil keputusan membeli; atau banyak produk lain yang sama dan kompetitif. Jadi dalam proses menjual kita harus bisa &lt;b&gt;memperbaiki pendapat pembeli tentang kita,&lt;/b&gt; siapapun yang tidak terlihat mahal akan dibeli murah. Kesan pertama dalam menjual penting sekali, 2 menit pertama adalah waktu untuk membangun kredibilitas untuk dipercaya. Ditolak, ditawar , dibeli murah atau diberikan label mahal tergantung dari kesan pertama kita. Terkadang kita harus tahu cara pamer yang baik kepada calon konsumen kita bahwa produk dan layanan kita adalah nomer satu. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pastikan konsumen kita tahu bahwa kita BERHARGA, BERKUALITAS, MAHAL dan BERKELAS&lt;/span&gt;. Penting untuk membangun opini bahwa betul banyak produk yang lebih murah dan baik ada di luar sana akan tetapi konsumen tidak akan salah membeli dari kita, bahwa dia telah bertemu salesman terbaik seperti kita. Dan yang terakhir, tunjukkan bahwa anda tulus dalam melayani dan membantunya (clarity of service) untuk menemukan dan mendamatkan solusi terbaik bagi klien anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;[Pribadi yang lebih mudah menjual adalah pribadi yang mampu memperbaiki pendapat Pembeli tentang Dirinya, Produk dan Citra Perusahannya]&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="3" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Negative      Past Experience&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;      &lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Alasan lain orang menolak membeli dari kita adalah pengalaman buruk dari penggunaan produk kita atau mereka kecewa dengan pribadi yang menyertainya (baca salesman). Jika anda mendapati prospek memiliki pengalaman yang tidak mengenakkan tentang produkl atau layanan kita..langkah yang pertama anda harus lakukan adalah 'Jangan Jualan Dahulu !' &lt;i&gt;Drop your product and listen, why he disappointed&lt;/i&gt;. Tunjukkan empati anda bahwa anda sedih mendengar bahwa pengalaman buruk ini harus terjadi pada klien anda.. dengarkan keluhannya, apa yang membuat dia kecewa lalu tanyakan ‘apakah jika ada cara yang lebih baik untuk membuat prospek kita tidak kecewa atau mendapatkan benefit lebih, apakah anda diijinkan untuk melayani dan memperbaikinya?’ &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Ya .. sebagai seorang salesman yang hebat kita harus bisa melihat pengalaman buruk prospek kita sebagai peluang untuk dapat memberikan solusi kreatif dan benefit penuh kepada mereka lewat produk atau layanan kita&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;[pribadi yang lebih mudah menjual adalah pribadi yang dengan tulus mampu untuk ber empati untuk konsumennya dan berorientasi akan solusi permasalahannya]&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="4" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Fear      the Unknown / fear make a decision&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Orang akan takut mengambil keputusan membeli jika di tidak cukup mengetahui tentang produk dan layanan kita, terlebih tentang salesman yang men-deliver produk tersebut.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jadi pastikan anda jelas memberikan informasi mengenai produk knowledge, feature, benefit dan lain sebagainya tentang produk. Bangun perspektif yang sama akan goal yang ingin dicapai dengan pelanggan anda. Berikan nomor hot line customer service yang mudah dihubungi , layanan after sales yang baik, dsb. Karena ini yang akan lebih memudahkan mereka melihat keuntungan dimasa depan dengan menggunakan layanan anda. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;[pribadi yang lebih mudah menjual adalah pribadi yang mampu membantu untuk dapat &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;melihat masa depan yang lebih baik bagi pelanggannya, tentaunya dengan layanan kita didalamnya]&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="5" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Avoidance      of Commitment&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Untuk seorang Salesman closing adalah moment yang sangat indah karena disitulah puncak dari semua kerja keras kita akan tetapi untuk seorang konsumen, saat mengambil keputusan membeli adalah awal dari kerjasama panjang dengan perusahaan kita. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Karena &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;pelanggan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt; akan mulai menggunakan produk dan layanan kita. Jadi pastikan mereka akan mendapatkan kemudahan mengakses Anda sebagai orang yang membawa produk. Walaupun ada divisi customer service atau service after sales, pastikan konsumen anda untuk mendapatkan kemudahan bantuan dari anda. Nomor Hp yang mudah dihubungi dan kesegaraan respon baik ketika ada komplain akan membuat pelanggan untuk merasa nyaman membeli dari anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;[pribadi yang lebih mudah menjual adalah pribadi yang dengan tulus memilki komitmen untuk membantu dan melayani pelanggan]&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;    &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="6" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Avoidance      of Risk&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Membeli barang mahal lebih beresiko daripada barang yg murah, ini menjadi alasan mengapa kita lebih mudah menjual barang-barang yang sifatnya fast moving. Karena harganya murah dan jika terjadi komplain atau masalah di kemudian hari pelanggan tidak terlalu kecewa karena&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;harganya murah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;[pribadi yang lebih mudah menjual adalah pribadi yang mampu memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam menggunakan layanan kita &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;untuk pelanggan]&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt; &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="7" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Unseen      or Unclear Benefit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Apapun produk atau layanan yang anda jual anda sedang menjual benefit atau solusi untuk pelanggan anda. Terkadang orang merasa tidak memilki kebutuhan akan sesuatu, akan tetapi seorang salesman yang baik dapat membantu pelanggannya untuk melihat keuntungan yang baik di masa depan dan membantu pelanggan untuk sadar bahwa ada permasalahan yang harus diperbaiki untuk keuntungan di masa depan dengan produk anda. Jadi produk atau layanan anda harus diarahkan untuk menjawab solusi dari kebutuhan pelanggan anda, jika mereka belum melihat sebagai sebuah kebutuhan, bantu mereka untuk melihatnya dengan segera.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;[pribadi yang lebih mudah menjual adalah pribadi yang mampu menvisikan keadaan yang lebih baik seperti yang pelanggan inginkan]&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Dari ke 7 alasan diatas kita bisa melihat bahwa seorang Salesman Hebat adalah salesman yang mampu menciptakan kondisi untuk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;memudahkan prospek dalam mengambil keputusan membeli yaitu dengan memberikan solusi atas setiap permasalah prospek kita dalam mengambil keputusan membeli. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Semoga bermanfaaat &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:100%;"  &gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8886329423831240723-7880280364586969997?l=eko-sucahyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://eko-sucahyo.blogspot.com/2009/01/menghadapi-penolakan-dalam-penjualan.html</link><author>eko_sucahyo@yahoo.com (eko sucahyo)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_r4fckt6YJf0/SWWO_7FnVbI/AAAAAAAAABo/DuDwZPuqDvo/s72-c/rejection.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8886329423831240723.post-2633215784822733869</guid><pubDate>Thu, 18 Dec 2008 04:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-03-01T07:56:34.685-08:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>sales</category><title>SUCCESS RATIO dalam PENJUALAN</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_r4fckt6YJf0/SUnQ3_L14zI/AAAAAAAAABg/ixIsUC6RghI/s1600-h/hope4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 142px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_r4fckt6YJf0/SUnQ3_L14zI/AAAAAAAAABg/ixIsUC6RghI/s200/hope4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5280981698341102386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=""&gt;Tulisan ini disarikan dari Training yang diikuti penulis beberapa bulan lalu yaitu Mario Teguh Super Selling, dan semoga dengan adanya pengertian baik tentang &lt;i&gt;Success Ratio&lt;/i&gt; ini, kita sebagai seorang salesman tidak akan menghindari pertemuan-pertemuan yang memungkinkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kita untuk dikenali, dipercaya dan disetujui apapun dari diri kita ataupun produk kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=""&gt;Jika terdapat sebuah ratio mengenai probalilitas antara pertemuan kita dengan prospek berbanding closing penjualan kita, mana yang anda akan pilih ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 41pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:11;" &gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;10 prospek dengan 9 berhasil closing &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 41pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:11;" &gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;10 prospek dengan 1 berhasil closing&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Hampir semua dari kita melihat kemungkinan pertama sesautu yang ideal buat kita. Apalagi untuk seorang salesman sejati seharusnya begitulah target kita, target yang maksimal. Bahkan kalau mungkin dari sepuluh prospek yang kita dapatkan semuanya harus closing, semuanya harus beli dari kita. Karena itulah yang disebut salesman yang luar biasa. Akan tetapi ada sebuah logika yang menarik dari angka-angka diatas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Memang benar untuk kita menjadi ideal dengan angka 10 prospek dengan 9 closing daripada 10 prospek dengan 1 closing, tetapi ada perasaan atau kondisi mental yang berbeda dengan angka-angka diatas. Yang pertama namanya Gain atau Profit sedangkan yang kedua sikap mentalnya adalah S atau Santun. Probabilitas pertama menjadikan kita sebagai seorang salesman yang agresif dan salesman yang powerful, karena lewat 10 prospek kita harus bisa closing 9. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ada urgensi untuk kita bisa segera closing dari semua kesempatan pertemuan dengan prospek. Sedangkan yang kedua salesman akan lebih rileks dalam menjual karena dia sadar bahwa akan ada 9 penolakan sebelum mencapai closing, oleh karenanya sikap mental salesman ini menjadi santun dalam menjual, dan lebih rileks menghadapi penolakan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Karena Seorang Salesman yang baik adalah Salesman yang menghargai setiap pertemuan dengan prospek sebagai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sebuah kesempatan baik untuk melayani, tidak menjadi kecil hati karena penolakan dan tidak tinggi hati&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;karena penerimaannya. Semua dilakukan dalam kewajaran dan keharusan untuk melayani. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: trebuchet ms;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;BUKANKAH YANG LEBIH RILEKS &amp;amp; SANTUN&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;YANG LEBIH LAKU JUALANNYA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: trebuchet ms;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;BUKANKAH yang LEBIH ENJOY CARA MENJUALNYA yang LEBIH BERHASIL&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Pernahkan anda ketika ditawari sebuah produk, Salesman terkesan memaksa Anda untuk membelinya? Seolah ada keharusan bahwa pertemuan dengan si salesman harus ditutup dengan pembelian? Semuanya harus selesai hari ini juga, karena tidak ada kesempatan lagi untuk mendapatkan harga spesial, bonus menarik,dan lain sebagainya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Jika seorang salesman mengerti logika di atas maka tidak ada cara lain untuk mengikuti proses yang alami dalam menjual, bahwa akan selalu ada penolakan sebelum kita dibeli..akan selalu ada keberatan sebelum kita disetujui...karena meskipun orang membeli dari kita, akan ada penolakan pada awalnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Jadi kalau ada salesman yang mengeluh tentang sulitnya menjual karena banyaknya penolakan. Jangan-jangan dia hanya mengeluh karena terbatasnya orang yang hendak ditemui dan database yang terbatas akan orang yang akan dilayani. Kalau seorang Salesman memiliki database prospek yang banyak maka dia tidak akan terlalu mengkhawatirkan sebuah penolakan, karena banyak dari prospek lain yang mau dilayani, banyak prospek yang mau ditemui untuk merespon baik produk kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: trebuchet ms;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Motivasi terbaik dari seorang Sales adalah &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;memahami logika SUKSES RASIO yaitu &lt;u&gt;memahami proses yang sebenarnya&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;dalam sukses menjual&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sukses Rasio menjual 10 % membuat orang menjadi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;SANTUN, karena dalam proses menjual, Ia begitu menghargai sebuah penolakan, karena Ia sadar bahwa dia harus mendapatkan 9 penolakan sebelum mendapat 1 persetujuan. Jadi ia akan lebih logis, lebih relax, lebih apresiatif dengan client yang membeli ataupun menolak.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Maka menjual-lah dengan Enjoy, Menjual-lah dengan Relax, Menjual-lah dengan Santun karena Selling Process is A Beautiful Process….Selling Process is a Game... &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&amp;amp;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Everyday is a New Game, New Prospect, New Problem….So Enjoy The Beautiful Process&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=""&gt;Karena semakin lama anda menjalani proses ini anda akan semakin lupa dengan banyaknya penolakan karena anda hanya menikmati apa yang anda lakukan yaitu melayani dan membantu orang lain. Mengutip sebuah kata-kata bijak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: trebuchet ms;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Keberhasilan Menjual tidak ditentukan dari&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kepandaian Menjual&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: trebuchet ms;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Akan tetapi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: trebuchet ms;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Keberhasilan Menjual ditentukan dari Kepantasan Menerima Rejeki Lewat Kualitas Pelayanan Hati&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-family: trebuchet ms;" lang="FI"&gt;Semoga bermanfaat ....&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8886329423831240723-2633215784822733869?l=eko-sucahyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://eko-sucahyo.blogspot.com/2008/12/success-ratio-dalam-penjualan.html</link><author>eko_sucahyo@yahoo.com (eko sucahyo)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_r4fckt6YJf0/SUnQ3_L14zI/AAAAAAAAABg/ixIsUC6RghI/s72-c/hope4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8886329423831240723.post-4921419263694717515</guid><pubDate>Tue, 02 Dec 2008 03:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-08T14:50:29.338-08:00</atom:updated><title>EFEK MONYET KESERATUS : KEKUATAN DARI MELAKUKAN SESUATU YANG BENAR</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_r4fckt6YJf0/STSqgGY6coI/AAAAAAAAAAk/3zy0G_mLaqM/s1600-h/monkey+1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 133px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_r4fckt6YJf0/STSqgGY6coI/AAAAAAAAAAk/3zy0G_mLaqM/s200/monkey+1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275028532005335682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Kisah monyet keseratus ini bisa menumbuhkan inspirasi kita untuk melihat dari sudut pandang yang lain tentang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-family: trebuchet ms;"&gt;MEMBUAT PERBEDAAN&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;. Kisah ini mengingatkan diri kita akan kekuatan seseorang yang melakukan hal yang benar bisa menyebar dengan cepatnya untuk mengubah perilaku dan kebudayaan seluruh anggota tim. &lt;/span&gt;&lt;o:p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;di tahun 1950-an para peneliti di pulau khosima (dimana didapati populasi monyet yang besar) meninggalkan ubi untuk dimakan monyet-monyet tersebut. seekor monyet muda yang pintar mendapati bahwa dia bisa membersihkan pasir dari ubi yang lezat dengan meletakkannya di aliran sungai. Dia mengajarkan saudara-saudaranya untuk melakukan hal ini dan mengajarkan pada pasangannya yang kemudian mengajarkan kepada monyet lain. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Selama bertahun-tahun lamanya, hanya anggota keluarga monyet ini yang mencuci pasir dari ubi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Kemudian sesuatu yang luar biasa terjadi. Suatu hari, sepertinya hanya dalam satu malam, semua monyet di pulau itu mencuci ubi. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Seakan-akan budaya baru tealah tercapai. Menurut para ahli yang mempopulerkan penelitian itu,begitu monyet keseratus mempelajari perilaku tersebut, perilaku itu menyebar ke semua monyet di pulau itu. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Pada saat itu banyak orang meyakini kalau perilaku itu bahkan telah menyebar ke monyet-monyet lain di pulau yang berbeda. Saat sebuah penyebaran yang cukup luas tercapai, mereka semua langsung tahu cara melakukannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Cerita tentang monyet keseratus mengingatkan kita bahwa diri kita masing-masing memiliki pengaruh terhadap orang lain. Tidak selalu jelas siapa pemimpinnya dan kapan mereka akan mampu menunjukkan seluruh kemampuan mereka. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;terkadang tidak mudah untuk melakukan sesuatu yang benar dan membuat perbedaan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;lingkungan yang tida mendukung, kesulitan-kesulitan di saat memulai dan sedikitnya dukungan terkadang menghalangi kita untuk mewujudkan mimpi kita. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;dan sebetulnya kita akan bisa mewujudkan semuanya jika kita tidak terlalu mengkawatirkan siap yang akan mendapat penghargaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;jadi selalu share ide baik anda dengan semua ketulusan yang anda miliki untuk membantu orang lain, selalu temukan orang lain yang bersedia menerimanya (karena tidak semua ide baik kita bisa diterima oleh orang lain) dan lakukan terus menerus dengan keajegan serta niat baik. seperti kata pepatah semakin banyak anda memberi semakin banyak anda menerima&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Mengutip wise word yang sering dikatakan oleh Mario Teguh di televisi :) ...selalu share ide baik anda &amp;amp; lakukan yang benar, temukan orang lain yang bisa menerimanya ...KEMUDIAN PERHATIKAN APA YANG TERJADI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Terima kasih &amp;amp; semoga bermanfaat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;salam &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=""&gt;eko_sucahyo@yahoo.com&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;referensi tulisan ini anda bisa kunjungi :http://en.wikipedia.org/wiki/Hundredth_Monkey dan buku It's not about The Coffee by Howard Behar&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8886329423831240723-4921419263694717515?l=eko-sucahyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://eko-sucahyo.blogspot.com/2008/12/kisah-monyet-keseratus-ini-bisa.html</link><author>eko_sucahyo@yahoo.com (eko sucahyo)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_r4fckt6YJf0/STSqgGY6coI/AAAAAAAAAAk/3zy0G_mLaqM/s72-c/monkey+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8886329423831240723.post-5677049837031174989</guid><pubDate>Tue, 02 Dec 2008 03:07:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-08T14:55:16.305-08:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Service Philosophy</category><title>'Mengikat Makna' dalam Pekerjaan Pelayanan Kita</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_r4fckt6YJf0/STSpZ-pd1uI/AAAAAAAAAAc/q5zXHxbYUF0/s1600-h/200346485-001.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 155px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_r4fckt6YJf0/STSpZ-pd1uI/AAAAAAAAAAc/q5zXHxbYUF0/s200/200346485-001.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275027327336437474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kita sering mendapati diri kita banyak mengalami Demotivasi dalam karir dan pekerjaan kita. Karir yang tidak berkembang, pekerjaan yang membuat kita &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;semakin jenuh, ketidakpastian kompensasi yang layak, menghadapi komplain yang berulang dan kendala lainya yang membuat kita semakin jauh dari unjuk prestasi. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bahkan karyawan seperti kita terus&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;meminta disejahterakan (dengan kenaikan gaji, tambahan insentif &amp;amp; fasilitas lainnya) walaupun tidak menunjukkan performa yang baik atau sekalipun perusahaan dalam kondisi krisis atau merugi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dibutuhkan sudut pandang yang berbeda dalam memandang apa yang menjadi motivasi dasar kita dalam bekerja &amp;amp; berkarir. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Semoga tulisan berikut bisa menginspirasi kita bagaimana membangun motivasi yang melampaui segalanya dalam bekerja &amp;amp; berkarir terutama kita yang bekerja di biang pelayanan &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tidak diciptakan manusia kecuali beribadah kepadaNya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sebuah statement dari Tuhan mengenai hakikat penciptaan manusia. Bahwa hakikat penciptaan manusia adalah untuk beribadah kepada Tuhan yang maha Kuasa. Hakikat Penciptaan dapat diartikan bahwa &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;segala sesuatu akan lebih optimal jika digunakan sebagaimana tujuan sesuatu itu diciptakan&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;sebagai contoh yang paling sederhana adalah mobil sedan. Mobil sedan memang diciptakan sebagai kendaraan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang bisa digunakan secara umum di &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;jalan raya. Namun jika kita menggunakan mobil sedan di jalur yang berat seperti menaiki dataran yang tinggi, mobil ini tidak akan maksimal performanya. Memang betul tidak ada masalah dengan mobil tersebut, akan tetapi bukan untuk itu mobil sedan diciptakan. Akan lebih nyaman dan tidak membebani mobil jika yang kita gunakan adalah mobil jenis jeep atau jenis lainnya karena memang untuk model jalan seperti itulah mobil ini diciptakan atau dirancang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Begitu juga dengan manusia, kita ini akan lebih optimal dan berkembang jika menggunakan waktu kita untuk melakukan pekerjaan yang sesuai dengan tujuan kita diciptakan yaitu beribadah kepada-NYA. Kami punya pemahaman yang menarik tentang statement di atas. Bahwa pada dasarnya &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;kita diciptakan tidak lain adalah untuk beribadah kepada-Nya, dalam makna yang lain yaitu menghamba kepada-NYA atau ..MELAYANI-NYA.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; &lt;i&gt;Artinya kita ini akan medapatkan kebahagiaan &amp;amp; Kedamaian yang hakiki jika semua aktifitas kita, tujuan hidup dan semua yang kita lakukan kita persembahkan untuk BELIAU yang maha besar. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Karena Beliau ini maha besar &amp;amp; Maha Berkecukupan maka sebenarnya bentuk pelayanan kita&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang paling sederhana kepada-NYA adalah Melayani Mahluk-Nya. Melayani semua orang yang berhubungan dengan kita baik itu orang tua, anak, atasan, bawahan, rekanan, klien, customer atau siapapun yang masuk dalam lingkaran pelayanan kita dengan Ekselen. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Seperti yang Beliau harapkan untuk kita menjadi RAHMAT untuk sesama dan RAHMAT untuk alam semesta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Dalam conteks organisasi pelayanan &amp;amp; penjualan kita, ujung dari semua pelayanan kita adalah &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;kita sedang melayani TUHAN lewat orang-orang yang kita sebut customer. Jika customer tersenyum dan berterimakasih atas semua pelayanan baik kita, menyelesaikan semua keluhan mereka artinya Tuhan sedang tersenyum dengan semua usaha anda melayani mereka.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Jadi sebenarnya kita ini akan jauh lebih optimal dalam bekerja jika melayani orang lain, mungkin lewat pemahaman seperti ini kita coba memahami statement 'Bekerja adalah ibadah'. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Seorang yang bijak mengatakan ; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Keberhasilan karir dan tingginya kualitas diri tidak ditentukan dari kepandaian kita dalam menghasilkan akan tetapi kepantasan kita dalam menerima rejeki lewat kualitas pelayanan hati&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Yang menarik dari diri kita sebagai seorang manusia adalah kebanggaan yang mendalam ketika orang lain mengatakan kita sebagi orang yang baik. Kita senang mendapatkan penghargaan dan pengakuan dari orang lain. Seribu kali kita mengatakan kepada diri kita, bahwa kita orang baik, tidak akan pernah mengalahkan perasaan bangga ketika mendapati orang yang belum anda kenal &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;mengatakan anda orang baik karena informasi dari banyak orang tentang kebaikan Anda&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ijinkan saya masuk dalam konsep yang lebih jauh lagi mengenai Konsep SENANG &amp;amp; BAHAGIA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Jika kita masih ingat bagaimana rasanya ketika kita memperoleh gaji pertama kita, tentunya sangat menyenangkan karena inilah buah dari kerja keras kita. bisa jadi kita menjanjikan untuk mentraktir teman &amp;amp; keluarga kita untuk sekedar berbagi kebahagian. pertanyaannya apakah anda senang?...mungkin YA, apakah Anda Bahagia?..belum tentu. Coba Bandingkan ketika Anda memperoleh gaji pertama dan sudah lama anda pastikan uang itu untuk rencana anda makan-makan, membeli barang yang sudah anda idamkan sejak lama, akan tetapi kemudian teman anda datang dengan mengatakan apakah Anda bisa meminjamkan sebagian besar gaji Anda untuk biaya berobat putranya. Anda mungkin berpikir kasihan, atau bimbang dan bisa jadi anda meminjamkannya dengan berat hati. akan tetapi coba rasakan kebanggannya di hati anda apakah anda senang bisa membantunya, apakah Anda Bahagia? jawabannya, pasti&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Memiliki uang dan menggunakannya secara pribadi akan mendatangkan kesenangan, bukan kebahagiaan. Akan tetapi menggunakan uang kita untuk membantu orang yang membutuhkan, menggangkat mereka yang dalam kesulitan, atau memberikan solusi mereka yang punya permasalahan, menggunakan untuk membahagiakan yang kekurangan, membiayai pendidikan yang kurang mampu tidak hanya memberikan kesenangan akan tetapi kebahagiaan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;contoh berikut akan lebih memperjelas pemahaman kita akan Memberi &amp;amp; Melayani&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Bayangkan anda sedang menikmati makan siang anda di sebuah warung atau rumah makan, Anda betul-betul lapar sekali siang itu karena pagi harinya Anda berangkat tergesa-gesa sehingga tidak sempat sarapan. Ketika sedang menikmati makan siang yang lezat tiba-tiba ada seorang anak kecil mengemis sekedar meminta uang receh dari anda. Jika Anda memilih untuk meneruskan makan siang Anda tanpa menghiraukan Pengemis kecil di sebelah Anda, Apa yang Terjadi? Apakah Anda tetap berselera? Apakah tenggorokan Anda meresa tercekat? Dan jika anda memilih memberikan uang 1000 perak, 500 bahkan 100 perak saja. Apakah Anda merasa lebih Plong? &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Beban di hati anda lebih ringan &amp;amp; anda bisa melanjutkan makan siang Anda dengan lebih enak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Begitu juga ketika di pagi hari anda sedang berkendara menuju kantor dengan tergesa-gesa dan mendapati di tengah jalan ada sebatang kayu kecil yang melintang. Secara tidak sengaja terlihat ada paku menancap di sebatang kayu tersebut. Anda ingin berhenti untuk mengambil kayu tersebut dengan harapan tidak membahayakan orang-orang yang ada di belakang Anda. Akan tetapi laju lalu lintas terlalu padat sehingga ketika anda melambatkan laju kendaraan Anda, mobi &amp;amp; motor di balakang sudah membunyikan klakson tanda ketidaksabaran mereka menunggu anda. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kemudian Anda meneruskan perjalanan ke kantor Anda, dengan perasaan was-was tentunya. Takut terjadi hal-hal yang buruk menimpa orang lain. Bagaimana jika kayu itu menyebabkan jatuhnya motor pelajar yang mau berangkat ke sekolah. Bagaimana jika membahayakan sopir angkot yang sedang membawa banyak karyawam yang sedang berangkat bekerja, bagaimana jika... dan banyak perasaaan bersalah lainnya di dalam hati anda. Bisa jadi konsentrasi Anda bekerja hari itu akan terganggun oleh peristiwa kecil tadi pagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Inilah yang disebut sebagai ANGGUKAN UNIVERSAL,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;seperti dijelaskan oleh pak Ary Ginanjar dalam bukunya ESQ. &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ada naluri alamiah dalam diri kita berupa karakter untuk Memberi &amp;amp; Melayani, yang jika kita tidak bisa mengoptimalkannya kita akan banyak menghadapi konflik dengan hati nurani kita&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;. Mungkin inilah yang membuat kehidupan kita sekarang ini menjadi lebih berat. Karena banyak hal hal kecil yang membuat hati kita tidak PLONG, tidak tuntas, tidak terselesaikan. Kerikil-kerikil kecil yang membuat keberhasilan perjalanan karir &amp;amp; hidup kita jadi berat &amp;amp; melambat. &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Padahal banyak kesempatan-kesempatan kecil yang bisa membuat hati kita lebih lapang dan hidup kita lebih penuh. Ya, dengan membantu orang lain, dengan melayani orang lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Saya memiliki pemahaman, adalah sebuah kebahagiaan ketika kita diijinkan untuk melayani orang lain. Saya selalu percaya bahwa orang yang mengabdikan hidupnya untuk pekerjaan melayani akan lebih penuh hidupnya, karena banyak hal kecil yang dapat membahagiakannya ketika melayani orang lain, bahagia ketika memberi. Anda mungkin tidak bisa membayangkan jika sudah tidak ada lagi yang mau &amp;amp; ingin Anda layani ! Kemudian untuk apa kita menjalani hidup yang indah ini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Semoga bermanfaat...&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8886329423831240723-5677049837031174989?l=eko-sucahyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://eko-sucahyo.blogspot.com/2008/12/mengikat-makna-dalam-pekerjaan.html</link><author>eko_sucahyo@yahoo.com (eko sucahyo)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_r4fckt6YJf0/STSpZ-pd1uI/AAAAAAAAAAc/q5zXHxbYUF0/s72-c/200346485-001.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item></channel></rss>